Jumat, 10 Desember 2010

Manusia berhati Nabi

Saat ini, semua orang dihadapakan dengan kenyataan yang penuh benturan. Saya melakukan shalat, tapi hidup saya selalu gelisah. Anda melakukan shalat, tapi hidup Anda selalu gelisah. Ada penyakit yang persis sama antara saya dan Anda. Shalat saya ternyata tidak berhasil membentuk karakter saya. Shalat  Anda ternyata telah gagal membentuk kepribadian Anda. Shalat saya menabrak tembok, sementara shalat  Anda juga membentur dinding. Saya dan Anda telah mengidap penyakit yang sama. 
Hidup saya penuh benturan. Hidup Anda juga penuh benturan. Hidup saya berjalan dengan datar. Hidup Anda juga berjalan dengan datar. Saya gelisah, Anda pun juga gelisah. Ketika di rumah, saya dan Anda selalu disibukkan oleh hal-hal sepele yang membuat keadaan menjadi kurang nyaman. Ada benturan di rumah  saya dan Anda. Ada benturan di sekitar saya dan Anda.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar